Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Manfaat dan Keuntungan Memiliki Asuransi Syariah



 Asuransi syariah memiliki berbagai keunggulan. Berikut ini adalah manfaat serta keuntungan yang bisa  didapatkan dari kepemilikan asuransi syariah: 

1. Pengelolaan Dana Peserta Secara Prinsip Syariah 

Pengelolaan dana pada asuransi syariah sangatlah mengedepankan prinsip yang menghindarkan diri dari fungsi asuransi konvensional yang mengandung riba (bunga), maisir (judi), dan gharar (ketidakjelasan). Terlebih dengan adanya dana tabarru’ yang dipergunakan untuk menghadapi dan mengantisipasi terjadinya musibah, bencana, atau klaim yang terjadi di antara peserta asuransi. 

2. Sistem Pengelolaan Dana Peserta Secara Transparan

Salah satu keunggulan asuransi syariah adalah sistem pengelolaan dananya yang dilakukan secara transparan. Perjanjian asuransi syariah dilakukan di awal secara jelas dan transparan beserta dengan akad yang sesuai prinsip syariah. Dana tabarru’ juga dikelola secara profesional oleh perusahaan asuransi syariah melalui investasi syar’i yang tentunya berlandaskan prinsip syariah pula.

3. Mengusung Prinsip Tolong-menolong

Dengan menggunakan asuransi syariah maka bisa mewujudnyatakan prinsip tolong-menolong melalui asuransi syariah. Pasalnya, dalam asuransi syariah, premi yang dibayarkan oleh peserta akan masuk ke dalam dana tabarru’ untuk membayar klaim peserta lainnya yang sedang mengalami resiko.

4. Memiliki Akad  yang Berbeda

Asuransi syariah menggunakan prinsip akad takaful yang merupakan perjanjian untuk saling tolong-menolong sehingga resiko yang dialami peserta menjadi tanggungan bersama.

5. Tidak Ada Dana Hangus

Asuransi syariah tidak memberlakukan dana hangus meski pertanggungan sudah jatuh tempo. Selain itu, cicilan yang sudah masuk juga tetap bisa ditarik sebelum waktu jatuh tempo atau melakukan klaim.

6. Adanya Alokasi dan Distribusi Surplus Underwriting

Apabila ada surplus, maka peserta sepakat untuk mengalokasikan surplus underwriting tersebut dengan besaran 50 persen untuk kumpulan dana tabarru’, 20 persen untuk peserta yang memenuhi kriteria, dan 30 persen untuk perusahaan sebagai operator.

Distribusi surplus underwriting bagi peserta dilakukan paling lambat selama 90 hari kalender setelah perhitungan selesai dilakukan. Namun, bagi hasil dari surplus underwriting tersebut hanya diberikan bagi peserta yang tidak pernah mengajukan klaim pada tahun perhitungan surplus/defisit underwriting, maupun tidak sedang mengajukan klaim pada tanggal perhitungan surplus/deficit underwriting.

Ketentuan lainnya adalah apabila jumlah surplus underwriting yang akan didistribusikan kepada setiap peserta lebih kecil dari Rp50.000, maka surplus underwriting tersebut dimasukkan ke dalam kumpulan dana tabarru’.

7. Peserta Berhak atas Keuntungan

Dana yang sudah dikelola pada asuransi syariah tidak sepenuhnya menjadi milik perusahaan, tapi akan kembali kepada peserta. Oleh karena itu, besaran keuntungan akan dibagi rata oleh perusahaan kepada seluruh peserta yang mengambil produk asuransi syariah. Manfaatnya, sistem yang bersifat adil ini tidak merugikan salah satu peserta pun.

8. Dapat Sekaligus Berzakat

Dengan memiliki asuransi syariah, kamu bisa sekaligus berzakat karena adanya kewajiban untuk membayar zakat itu sendiri. Besaran zakat disesuaikan dengan keuntungan dana yang diperoleh dari pengelolaan dana yang dilakukan perusahaan asuransi.

Post a Comment for "Manfaat dan Keuntungan Memiliki Asuransi Syariah"