Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online dan Offline



Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Offline

Setelah menyiapkan berkas yang diperlukan, maka cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan secara manual/offline bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Datang ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat
  2. Isi formulir permohonan pencairan JHT bp Jamsostek
  3. Menyerahkan dokumen dan berkas sebagai syarat
  4. Melakukan wawancara dan pengambilan foto
  5. Menunggu proses pencairan dana yang waktunya disesuaikan dengan besaran dana yang akan dicairkan

Meskipun cara Pencairan BPJS Online Ketenagakerjaan dengan cara ini cukup mudah, namun ada beberapa kekurangan yaitu:

  1. Antrian yang cukup panjang saat mengajukan berkas pencairan di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
  2. Adanya perbedaan kebijakan di setiap daerah tentang formulir pencairan BPJS online yang dilegalisir.
  3. Adanya kuota antrian setiap hari yang memungkinkan kamu untuk datang di hari lain.

Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Online

BPJS Ketenagakerjaan telah meluncurkan sebuah sistem yang dinamai E-Klaim BPJS, yang merupakan layanan berbasis teknologi untuk mempermudah pengguna dalam mengurus pencairan BPJS online Ketenagakerjaan melalui saldo JHT. 

Tentu hal ini akan mempermudah peserta yang berdomisili jauh dari kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. Prosesnya pun cukup mudah hanya dengan menggunakan laptop dan koneksi internet.

Untuk lebih jelasnya, materipedia.com akan memaparkan cara daftar BPJS Online dan berapa lama pencairan BPJS Online Ketenagakerjaan seperti berikut ini:

  1. Masuk ke website resmi pendaftaran online e-Klaim melalui alamat https://es.bpjsKetenagakerjaan.go.id/login/. Di dalamnya, kamu harus mengisi beberapa data pribadi seperti berikut:
    1. Nomor E-KTP sejumlah 16 digit
    2. Nama lengkap sesuai KTP
    3. Tanggal lahir sesuai KTP
    4. Nomor KPJ sejumlah 11 digit
    5. Alasan klaim
    6. Nomor ponsel aktif untuk mendapatkan kode verifikasi
    7. Alamat email
Setelah melengkapi isian formulir dan memastikan semuanya benar, maka selanjutnya dapat mengisi kolom berikutnya dan juga kode verifikasi yang didapatkan dari pesan singkat nomor telepon yang telah didaftarkan atau alamat email terdaftar. 

Setelah itu masukkan nama pemilik rekening, nama bank, dan nomor rekening. Langkah terakhir adalah mengunggah dokumen penting yang sudah di-scan sebelumnya.

Pada proses pencairan dokumen melalui e-Klaim, maka diharuskan untuk mengirimkan scan dokumen dalam format .jpg, .jpeg, .png, .bmp, atau .pdf

Setelah unggahan dokumen selesai, maka kamu tinggal menunggu kabar dari BPJS online Ketenagakerjaan.

Setelah semua dokumen diunggah dan dikirimkan, maka selanjutnya kamu akan mendapatkan email yang berisi informasi dari BPJS yang menerangkan bahwa data yang kamu kirimkan berhasil direkam dan sedang diproses untuk disetujui. 

Biasanya tahap verifikasi dari BPJS Ketenagakerjaan ini membutuhkan waktu selama 1×24 jam. Nantinya kamu akan mendapatkan email konfirmasi lanjutan yang mengarahkan kamu untuk mengirimkan dokumen asli ke kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

Setelah mendapatkan email konfirmasi, kamu bisa langsung datang ke kantor cabang dengan menunjukkan dokumen asli dan email konfirmasi. Setelah itu proses transfer saldo akan dilakukan dengan waktu maksimal 10 hari kerja.

Saldo dari pencairan BPJS online Ketenagakerjaan ini bisa diambil 10%, 30%, bahkan 100% sesuai dengan kebutuhan BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan syarat dan ketentuannya. Untuk klaim 10%-30%, syaratnya usia keikutsertaan harus mencapai 10 tahun dan dalam kondisi aktif bekerja.

Beberapa ketentuan dari klaim BPJS ketenagakerjaan 10-30% ini adalah:
  1. Bisa dicairkan 10% untuk persiapan pensiun
  2. Bisa dicairkan 30% untuk pengadaan rumah
  3. Masih aktif bekerja dan hanya memilih pencairan 10% atau 30%.
  4. Hanya berlaku sekali seumur hidup dan tidak bisa diwakilkan.

Sedangkan ketentuan klaim BPJS Ketenagakerjaan 100% adalah:
  1. Sudah tidak bekerja di perusahaan tersebut karena PHK, cacat total, atau pengunduran diri.
  2. Iuran BPJS Ketenagakerjaan tidak dibayar perusahaan
  3. Klaim bisa dilakukan maksimal satu bulan setelah tidak lagi aktif bekerja
  4. Proses pencairan tidak bisa diwakilkan kecuali meninggal dunia

Post a Comment for "Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online dan Offline"