Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) beserta bentuknya

 


Badan usaha adalah kesatuan yuridis ekonomis yang berorientasi pada keuntungan (profit-oriented).

Berdasarkan pemilik modalnya badan usaha dapat dibedakan menjadi: 

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan usaha milik swasta (BUMS) adalah badan usaha yang dibangun dan modalnya secara keseluruhan dimiliki oleh swasta baik bersifat perseorangan, beberapa orang atau umum.

Tujuan utama pendirian badan usaha jenis ini adalah untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. Terdapat pula berbagai bentuk-bentuk badan usaha milik swasta ini, diantaranya sebagai berikut:

Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas (PT) adalah badan usaha yang modalnya terbagi-bagi dalam bentuk saham. Sedangkan saham adalah bentuk penyertaan modal dalam PT. 

Saat kita membeli saham pada sebuah PT maka disebut persero dan bertanggung jawab sebuah modal yang diberikan dalam bentuk saham tersebut. 

Ciri-ciri badan usaha PT ini diantaranya sebagai berikut:
  1. Rapat Umum Pemegang saham (RUPS) memiliki kekuasaan tertinggi dalam PT.
  2. Modal PT didapat dari lembar saham yang dijual baik ke publik atau kalangan terbatas.
  3. Pemegang saham bertanggung jawab terbatas hanya sebanyak saham yang dimiliki.
  4. Pemilik saham akan memperoleh keuntungan berupa capital gain dan dividen.

Persekutuan Komanditer (CV)

Persekutuan Komanditer (CV) adalah badan usaha yang terdiri atas beberapa orang namun terbagi menjadi dua kelompok yang akan menentukan wewenangnya didalam menjalankan bisnis. 

Ciri-ciri badan usaha CV ini diantaranya sebagai berikut:
  1. CV memiliki dua jenis keanggotaan yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif.
  2. Sekutu aktif adalah anggota yang secara aktif berkontribusi dalam pengelolaan bisnis dan bertanggung jawab penuh akan utang-piutang badan usaha.
  3. Sekutu pasif adalah anggota yang hanya menyetorkan modal dan tidak ikut campur dalam pengelolaan bisnis. Sehingga sekutu pasif ini hanya bertanggung jawab sebatas modal yang disetorkan. 

Firma (Fa)

Firma (Fa) adalah badan usaha yang terdiri dari dua orang atau lebih yang menjalankan bisnis menggunakan satu nama dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dan akan dibagi sesuai dengan anggota persekutuan. 

Ciri-ciri badan usaha Firma (Fa) ini diantaranya sebagai berikut:
  1. Badan usaha dibangun dengan menggunakan nama bersama.
  2. Anggota firma biasanya saling mengenal sehingga sudah terbangun rasa kepercayaan antar satu dengan yang lainnya. 
  3. Tanggung jawab anggota tidak terbatas. 
  4. Setiap anggota memiliki kewenangan menjalankan usaha ataupun mengadakan perjanjian dengan pihak lain tanpa harus adanya perjanjian dengan pihak lainnya. 

Badan Usaha Perseorangan (Sole Proprietorship)

Badan Usaha Perseorangan (Sole Proprietorship) adalah badan usaha yang dimiliki dan dikelola oleh satu pemilik hingga nanti pajak yang dibayar adalah pajak penghasilan pribadi atas keuntungan bisnis. 

Kebanyakan jenis badan usaha ini menggunakan nama sendiri karena tidak memerlukan pemisahan bisnis dengan pribadi. 

Ciri-ciri badan usaha perseorangan  ini diantaranya sebagai berikut:
  1. Modal berasal dari satu orang.
  2. Ukuran usaha tidak terlalu besar.
  3. Keuntungan dan kerugian ditanggung pemilik tunggal.
  4. Pemilik merangkap jabatan sebagai pemimpin untuk mengendalikan dan mengelola bisnis keseluruhan.


Post a Comment for "Pengertian Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) beserta bentuknya"