Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bentuk Kebijakan pada Ekonomi Makro - MateriPedia.com



Untuk mencapai tujuan dari ekonomi makro diperlukan beberapa bentuk kebijakan yang harus dijalankan oleh suatu negara, di antaranya sebagai berikut:

  • Kebijakan fiskal meliputi langkah-langkah pemerintah untuk membuat perubahan dalam pendapatan dan pengeluaran negara dengan maksud untuk mempengaruhi pengeluaran agregat dalam perekonomian atau mempengaruhi jalannya perekonomian. Melalui kebijakan fiskal, pemerintah dapat mempengaruhi tingkat pendapatan nasional, tingkat kesempatan kerja, tinggi rendahnya investasi nasional, distribusi pendapatan nasional, dan sebagainya.
  • Kebijakan moneter meliputi langkah-langkah pemerintah yang dijalankan oleh bank sentral (Bank Indonesia) untuk mempengaruhi atau mengubah penawaran uang dalam masyarakat atau mengubah tingkat bunga (mempengaruhi jumlah uang yang beredar), dengan maksud untuk mempengaruhi pengeluaran agregat. Salah satu cara untuk melakukan kebijakan moneter adalah dengan menaikkan atau menurunkan tingkat suku bunga yang berlaku. Jika tingkat suku bunga rendah, maka pengusaha akan menambah modalnya (investasinya). Sebaliknya jika tingkat bunga tinggi, maka pengusaha akan mengurangi modalnya (investasinya) dan cenderung untuk memperbanyak tabungan.
  • Kebijakan Segi Penawaran, maksudnya kebijakan fiskal dan moneter dapat dipandang sebagai kebijakan yang mempengaruhi pengeluaran agregat dengan demikian kebijakan fiskal dan moneter merupakan kebijakan dari segi permintaan. Di samping melalui permintaan, kegiatan perekonomian juga dapat dipengaruhi dari segi penawaran. Kebijakan segi penawaran bertujuan untuk mempertinggi efisiensi kegiatan perusahaan sehingga dapat menawarkan barang dengan harga yang lebih murah atau dengan mutu yang lebih baik. Kebijakan segi penawaran lebih menekankan pada peningkatan kegairahan tenaga kerja untuk bekerja (dengan mengurangi pajak pendapatan rumah tangga) dan peningkatan usaha para pengusaha untuk mempertinggi efisiensi kegiatan produksinya. Cara ini dilakukan pemerintah dengan memberi insentif kepada perusahaan yang melakukan inovasi, menggunakan teknologi yang canggih, dan pengembangan mutu barang yang diproduksikan.

Contoh kebijakan yang diluncurkan oleh pemerintah untuk mengatasi berbagai permasalahan ekonomi makro, diantaranya yaitu:

  • Tax amnesty atau program pengampunan pajak merupakan salah satu kebijakan fiskal yang telah dijalankan presiden Jokowi tahun 2017 lalu. Program ini ditujukan untuk mendongkrak penerimaan negara dari pajak.
  • Menaikkan tarif pajak, salah satu permasalahan makro di perekonomian adalah laju inflasi yang tinggi. Penyebabnya adalah peredaran mata uang yang tak terkendali di masyarakat. Hal tersebut tentu saja bisa membuat harga barang-barang meningkat dan daya beli masyarakat berkurang. Maka dari itu, cara untuk mengatasinya pemerintah pun berhak untuk menaikkan tarif pajak, sebagai upaya menarik jumlah mata uang yang beredar di masyarakat. 
  • Program cipta lapangan kerja Program ini memberikan lapangan pekerjaan bagi para masyarakat lokal berbasis proyek. Nantinya masyarakat akan diberikan upah sesuai dengan kerjanya. 

Itulah hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang ekonomi makro. Ilmu ekonomi ini digunakan untuk mengatasi permasalahan ekonomi yang berskala besar dan memiliki dampak terhadap seluruh masyarakat di suatu negara..

Post a Comment for "Bentuk Kebijakan pada Ekonomi Makro - MateriPedia.com"